Sabtu, 05 November 2011

Supir Busway Dijanjikan Naik Gaji Rp 5 Juta

REPUBLIKA.CO.ID,JATINEGARA - Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta tengah merencanakan untuk meningkatkan gaji supir TransJakarta 2,5 kali lipat. Gaji mereka akan naik dari Rp 2 juta menjadi Rp 5 juta.
"Ini adalah bentuk perbaikan pelayanan sekaligus kesejahteraan para pramudi," ujar Kepala BLU TransJ, M Akbar.
Jenjang pendidikan yang tinggi juga menjadi persyaratan pramudi TransJ. Syarat pramudi adalah Sarjana (S1). "Kalau S1 diberi gaji Rp 2 juta, mereka tidak akan mungkin tertarik," ujar Akbar.
Pihaknya berharap para supir Busway punya motivasi lebih baik dengan adanya kenaikan gaji tersebut.
Jika pramudi digaji Rp 5 juta, mereka akan berpikir dua kali untuk bekerja tidak profesional. Kalau dipecat, ia akan sulit cari pekerjaan dengan gaji setinggi itu.
Kenaikan gaji ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan yang disebabkan kelalaian supir. "Kenaikan upah supir Busway masih membutuhkan waktu dikarenakan perlu adanya perubahan dari segi regulasi dan administrasi," ujar Akbar. Kontrak dan peraturan perlu dikaji sebelum dapat diubah.
Kenaikan upah ini akan dimulai pada Koridor XI (Pulo Gebang-Kampung Melayu). "Kita akan mulai dari Koridor yang baru, karena aturannya dimulai dari awal," ujar dia.
Berita Terkait :

Warga Thailand Panik atas Laporan Lepasnya Ular

Bangkok (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Penduduk di dataran rendah di Thailand tengah telah dipanikkan oleh rumor bahwa ular-ular mematikan telah lepas dari satu rumah yang kebanjiran, kata surat kabar Bangkok Post pada Jumat. 
Dua lembaga satwa liar besar kini sedang menyelidiki apakah laporan bahwa ular mamba hijau mematikan yang melarikan diri dari rumah yang kebanjiran itu adalah tipuan. 
Taman Nasional, Departemen Margasatwa dan Konservasi Tanaman serta dan Organisasi Kebun Binatang (ZPO) kini memeriksa apakah benar 15 ular melarikan diri dari sebuah rumah di kabupaten Pak Kret provinsi tengah Nonthaburi. 
Pemeriksaan menyusul sebuah laporan pada Rabu dari situs jejaring sosial Facebook yang menimbulkan kepanikan dan ketakutan di antara para korban banjir, di provinsi-provinsi tengah Nonthaburi, Bangkok dan Pathum Thani. 
Direktor ZPO, Pimuk Simaroj, mengatakan tidak jelas apakah laporan itu benar. 
Pejabat ZPO resmi Anupong Nualpang mengatakan ia telah menerima informasi bahwa sekitar delapan orang digigit ular berbisa setiap hari selama banjir. 
Spesies ini adalah salah satu ular paling berbahaya di Afrika dan serum untuk racun mereka tidak tersedia di Thailand. 
Pimuk mengatakan tidak ada catatan resmi dari jenis ular yang diimpor ke Thailand. Namun ular-ular itu mungkin telah diselundupkan keluar dari Afrika dengan pesawat, katanya. 
Dilaporkan bahwa setiap ular mambe hijau dapat dijual di pasar gelap dengan harga 10,000-20,00 baht (sekitar 300-500 dolar AS). 
Taman Nasional, Departemen Margasatwa dan Konservasi Tanaman dan ZPO pada Kamis menugaskan satu tim dari 10 untuk mengumpulkan informasi secara langsung di kabupaten. Gubernur Nonthaburi juga telah membentuk tim untuk berburu ular. 
Pimuk mengatakan, Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium Dunia ingin mengirim peralatan untuk membantu menangkap ular dan Jepang juga ingin mengirim serum penangkal guna melawan gigitan ular secepatnya jika laporan itu dibenarkan. 
Menteri Kesehatan Masyarakat Witthaya Buranasiri Kamis meminta Departemen Luar Negeri untuk menghubungi Afrika Selatan guna mendapatkan serum terhadap gigitan ular yang diharapkan tiba di Thailand Jumat. 
Witthaya mengatakan kementerian itu memiliki sekitar 3.500 botol serum untuk tujuh jenis ular di negara ini. 
Banjir terburuk dalam beberapa dekade yang melanda Thailand tahun ini disebabkan oleh hujan berat dan limpahan air dari beberapa bendungan, telah menewaskan lebih dari 400 jiwa dan membuat menderita hampir 10 juta orang sejak pertengahan Juli.

Senin, 17 Oktober 2011

Irfan Bachdim Dicoret dari Timnas U-23

REPUBLIKA.CO.ID, Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan telah mencoret nama striker Persema Malang Irfan Bachdim dari skuat yang dipersiapkan berlaga di SEA Games 2011 pada November mendatang.
Seperti diketahui, Rahmad telah memberikan batas waktu kepada Irfan untuk bergabung ke pelatnas timnas U-23, pada Ahad (16/10) kemarin. Namun hingga usai uji coba melawan Persiba Bantul di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Bachdim belum juga muncul.
Rahmad sebalumnya menyatakan, Irfan telah menghubungi dirinya, dan mengatakan sedang menyelesaikan pembuatan iklan, serta mengantar istrinya berobat ke dokter.
"Saya sudah minta kepada Irfan untuk segera bergabung ke pelatnas, tapi dia tidak muncul juga. Tapi dia bilang tidak bisa, dan baru bisa bergabung tanggal 23 Oktober," ungkap RD, sapaan Rahmad.
"Kalau dia bergabung di tanggal itu, berarti dia hanya punya kesempatan satu kali beruji coba bersama tim. Saya butuh kerja sama tim. Saya tidak mau mengorbankan pemain lain. Saya sudah lupakan Irfan Bachdim."
"Saya sekarang menyerahkan permasalahan Irfan kepada federasi maupun komdis," katanya lagi.
Selain itu, RD juga tidak menjadikan alasan keluarga sebagai celah bagi seorang pemain untuk meninggalkan pelatnas. Ia mencontohkan Ferdinand Sinaga yang tetap mengikuti pelatnas, sekalipun istrinya di rawat di rumah sakit. Begitu juga dengan Mahardiga Lasut yang salah satu anggota keluarganya sedang sakit.

Berselingkuh, Istri Potong Kelamin Suami Pakai Gunting

TRIBUNNEWS.COM - Seorang perempuan tega memotong alat kelamin sang suami dengan gunting dan membuanya ke sungai setelah sang suami ketahuan berselingkuh dan menyakitinya. Demikian dilansir pihak kepolisian di Taiwan dan dikutip AFP, Senin (17/10/2011).
Perempuan Vietnam berusia 30 tahun dan hanya diketahui memiliki nama keluarga Pan, memotong penis suami hingga setengah bagian di rumah mereka yang terletak di sebelah selatan Kota Tainan setelah mengonsumsi obat terlarang dan tertidur.
Sang perempuan kemudian membuang penis sang suami ke sungai sebelum ia menceburkan diri. "Ia sudah dibawa ke tahanan," demikian disampaikan seorang pejabat kepolisian.
Perempuan ini mengaku ke polisi jika dirinya tak merasa bersalah atas apa yang dilakukan terhadap sang suami yang lebih tua 29 tahun ini.
Polisi mengatakan, dalam pengakuannya, si perempuan mengaku sering dipukul meskipun ia bekerja di sebuah tempat karaoke untuk membiayai kebutuhan hidup sejak mereka menikah dua tahun silam. Sang suami berkebangsaan Taiwan dan tak memiliki pekerjaan itu kemudian berselingkuh dan tak menyembunyikan jika ia berselingkuh. Jika terbukti bersalah maka ia menghadapi tuntutan 12 tahun penjara.